Serap Pekerja Lokal, Tomimoto Targetkan Produksi 4 Ribu Ban Motor Per Hari 

Serap Pekerja Lokal, Tomimoto Targetkan Produksi 4 Ribu Ban Motor Per Hari
Serap Pekerja Lokal, Tomimoto Targetkan Produksi 4 Ribu Ban Motor Per Hari

TABLOIDBINTANG.COM – Pasar otomotif roda dua di Indonesia memang sangat besar. Atas dasar itulah PT Tomimoto Tire Indonesia memilih untuk terjun terjun ke bisnis ini dengan berfokus pada produksi ban motor. 

“Saya googling, dari 100 persen kendaraan bermotor di Indonesia, 80 persen itu kendaraan roda dua. Sisanya roda empat. Artinya market untuk roda dua sangat tinggi. Setiap rumah, punya motor bisa lebih dari satu,” ujar ujar Direktur PT Tomimoto Tire Indonesia, Tommy, di pabrik Tomimoto, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/8).

Meski baru setahun didistribusikan ke pasar, ban Tomimoto ternyata sudah mendapatkan sambutan positif dari konsumen. Tommy menyebut, saat ini pihaknya mampu memproduksi sekitar 2.500 hingga 3.000 ban motor setiap harinya. “Target kami akhir tahun ini bisa 4.000 dan dua tahun ke depan bisa sampai 6.000,” jelasnya optimis.

Menurut Tommy, Tomimoto tidak hanya berorientasi pada kuantitas produksi, tetapi juga mengutamakan kualitas dan kenyamanan bagi pengguna. “Kami ingin pengguna ban Tomimoto bisa berkendara lebih nyaman dengan kualitas ban yang bagus, tapi juga awet,” ujarnya.

Ban Tomimoto dikenal menggunakan medium compound yang mampu memberikan keseimbangan antara daya cengkeram dan ketahanan, cocok untuk penggunaan harian maupun jarak jauh.

Tak hanya fokus pada bisnis, Tomimoto juga ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar pabriknya yang berlokasi di Kabupaten Cirebon. Tommy mengungkapkan bahwa mayoritas karyawan diambil dari masyarakat sekitar. “Karyawan kami sekitar 200 orang, 90 persen di antaranya warga lokal. Dari nol, kami training, kami bimbing. Hanya beberapa tim yang kami ambil dari Cikarang,” ungkapnya.

Di sela acara gathering dan touring, Tomimoto juga mengadakan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak-anak kurang mampu yang tinggal di sekitar pabrik. Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap komunitas di sekitarnya.

Scroll to Top